Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2020

KARTU UNDANGAN UNTUK BU GURU

  KARTU UNDANGAN  UNTUK BU GURU Oleh : Dra. UTARIYATI,M.MPd Hari sabtu pagi yang cerah seolah mengiringi keceriaan hati para penghuni bumi, saat ini , jam baru menunjukkan pukul 06.00 WIB tapi aku sudah bersiap-siap  dengan baju resmi untuk acara wisuda siang ini, ku kenakan batik panjang berwarna kuning liris dengan bawahan hitam berbentuk A dan dibalut dengan jilbab pasmina kuning polos menambah kesegaran suasana pagi itu. Kujalankan mobil agak cepat menuju rumah salah satu muridku yang sudah lulus paket C , 4 tahun yang lalu. Semalam sudah aku jelaskan tentang tujuan kedatanganku dan berjanji akan aku jemput sekitar pukul 6 pagi besoknya. Dan setelah sampai disana, sepasang suami istri yang pekerjaannya buruh tani itu sudah bersiap-siap, tampak dari pakaian batik yang dikenakan Pak Purnomo, lengkap dengan kopiah hitam dan sarung yang sudah rapi. Sementara bu Purnomo mengenakan baju kebaya coklat muda agak panjang sampai lutut dipadukan dengan kain panjang warna...

Guru Kecil di Gudang Tembakau

Autobiografi By Utariyati #Challange1 KMO Basic Batch 33 Guru Kecil di Gudang Tembakau   Alhamdulillah... Saya sangat bersyukur, menjadi seorang putra mandor PTP saat itu adalah sebuah kebanggaan tersendiri, pekerjaan rumah hampir semua dibantu oleh buruh gudang, mulai menyapu halaman rumah, memasak, mencuci dan mengantara ke sekolah adalah keistimewaan menjadi anak seotang mandor Tembakau PTP 27 Kebon Kertosari Jember             Namaku Utariyati, para buruh gudang memanggilku dik Uut, setiap pagi setelah mandi dan berdandan rapi, sll pergi ke gudang induk. Karena memang jarak perumahan mandor sebagai rumah kami sangat dekat   dengan gudang induk. Ada pemandangan unik, para pekerja, atau buruh gudang yang memiliki anak kecil selalu dibawa masih dengan keadaan masih dibungkus selimut. Ada yang masih dalam keadaan tidur tapi ada juga yang sudah terjaga tapi masih dalam balutan selendang gendongannya. Selalu ...

AKUPUN BISA MENULIS...

 AKUPUN BISA MENULIS... By : Dra. Utariyati, M.MPd Sudah dua   bulan berlalu, kebijakan pemerintah akibat pandemi covit-19.   Dengan tujuan untuk memutus mata rantai penyebarannya.   Dengan harapan tidak ada atau tidak akan bertambah masyarakat yang terpapar. Setiap hari, setiap saat di semua media menceritakan betapa dahsyadnya Covid-19 menyerang manusia, diseluruh belahan dunia. Suasana mencekam, menegangkan membuat semua kegiatan di semua sektor terhenti. Mulai dari sektor ekonomi industri, banyak buruh   pabrik di PHK, Tranportasi darat, laut dan udara di hentikan sehingga armada di kandangkan, Toko-toko dan mall tutup karyawanpun dirumahkan, sektor pendidikan mulai dari TK, SD, SMP, SMA dan Perguruan Tinggi semua terhenti. Alampun seolah mengamini keadaan ini, terkadang matahari enggan menampakkan diri dampai saat dhuhur, itupun hanya sebentar...dan kembali sendu, ya Allah...lindungi kami. Kulihat teras samping rumah semakin padat tanamannya, sebab ha...